Tampilkan postingan dengan label Tulisan pena. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tulisan pena. Tampilkan semua postingan

Puisi Sampai Kapankah

Sampai kapan. . .
rasa ini akan kupendam
sampai kapan. . .
cinta ini akan ku ungkap
Seandainya kamu menyadari
hatiku sangat tulus padamu
Seandainya kamu mengerti
mungkin aku akan tersenyum dan menatap indah matamu
Aku ingin engkau tahu
bukalah mata hatimu sedikit utkku
Agar kamu tahu . .
begitu sangat aku inginkan kamu
C.I.N.T.A mengapa kamu terdiam
dan tak memperdulikan aku
Sampai kapanpun. . .
kamu akan selalu ada di hatiku
meski kamu tak sadari itu
 
karya  : Nisya – nisya.loverz
sumber : sampai kapan
 

When remember you


Dihari Minggu yang cerah ini mungkin orang lain pergi untuk berlibur ke suatu tempat wisata.Hari minggu adalah hari di mana orang orang bisa relax and enjoy menikmati hari yang cerah ini.Tapi buat ku hari minggu sama saja seperti hari hari bisa.

Akuu duduk di depan teras
Sambil Merenung
Ku nyalakan sebuah lagu yang merdu
Hanya dengan lagu lah membuat perasaan tenang
lagu ini adalah lagu yang banyak mengandung Sejuata Makna buatku
Lewat lagu ini aku bisa merasakan apa yang  Di utarakan 

The Rasmus : First Day Of My Life 

 Feel like I'm stoned
wanna be alone, just for a while, unknown
Weeks on the road a long way from home
just shut off the phone

And you say I'll heal you,
I'll always be yours
and you say I'll kill you if I do something wrong
yeah, yeah, yeah ,yeah, yeah, yeah

Still feels like the first time
to stand here by your side
together regardless
we'll walk through the darkness
Still feels like the first day of my life

Remember the times
together we swore, never give up this life
still hanging on, still going strong
here I belong

And maybe I'm crazy
but I just can't slow down
And maybe I'm crazy
but at least I'm still around
yeah, yeah, yeah, yeah, yeah, yeah

Still feels like the first time
to stand here by your side
together regardless
we'll walk through the darkness
Still feels like the first day of my life

Feels like the first day of my life,
(feels like the first day)
Still feels like the first day of my life

Still feels like the first time
to stand here by your side
together regardless
we'll walk through the darkness
Still feels like the first day of my
still feels like the first day of my
still feels like the first day of my life
In my note:
The first time l met you. l felt there was something different in my life.When remember you are hanging out with me l felt so fun and enjoy.Maybe  it just remember the first time meeting you.This today might l could be remember you in my soul.


Haruskah ku menyerah

Haruskah ku menyerah
Lirik Lagu Ebiet G. Ade
Haruskah aku menyerah melawan kebisingan?
Suara hatiku, 
jeritan jiwakumenggumpal dalam tanda tanya 
Haruskah aku mencari suara-suara burung
di tengah lautan, di atas matahari?
Untuk kugubah jadi nyanyian ho..
Semua bukit telah aku coba daki,
semua laut kuseberangi Agar semakin besar rasa keyakinanku 
bahwa masih ada nafas di dalam jantungku
untuk kulanjutkan keheningan 
du du du du du du du dudu
 du du du du du du...du du du 
du du du du dudu du du du du du du...
Haruskah aku mencari suara-suara burungdi tengah lautan, 
di atas matahari?
Untuk kugubah jadi nyanyian ho..
Bahwa masih ada nafas di dalam jantungkuuntuk kulanjutkan keheningan
du du du du du du du dudu
 du du du du du du...du du du
 du du du du dudu du du du du du du...
hu... hu... hu... hu... hu...hu... hu... hu... hu... hu... 

Cerita Cinta Mengharukan Sedih Banget

Kisah yang sangat mengharukan ini tidak akan pernah tergantikan denganKisah Cinta Sedih lainnya. Kisah cinta paling sedih ini semoga tidak menimpa kalian dalam hidup kalian. Semoga Cerita Cinta Paling Tidak dapat memberi motivasi kalian dalam menjalankan cinta kalian. Berikut ini adalah Kisah Cinta Paling Sedih Dan Mengharukan
Andre dan Sherly adalah sepasang kekasih yang serasi walaupun keduanya berasal dari keluarga yang jauh berbeda latar belakangnya. Keluarga Sherly berasal dari keluarga kaya raya dan serba berkecukupan, sedangkan keluarga Andre hanyalah keluarga seorang petani miskin yang menggantungkan kehidupannya pada tanah sewaan.
Dalam kehidupan mereka berdua, Andre sangat mencintai Sherly. Andre telah melipat 1000 buah burung kertas untuk Sherly dan Sherly kemudian menggantungkan burung-burung kertas tersebut pada kamarnya. Dalam tiap burung kertas tersebut Andre telah menuliskan harapannya kepada Sherly. Banyak sekali harapan yang telah Andre ungkapkan kepada Sherly. “Semoga kita selalu saling mengasihi satu sama lain”,”Semoga Tuhan melindungi Sherly dari bahaya”,”Semoga kita mendapatkan kehidupan yang bahagia”,dsb. Semua harapan itu telah disimbolkan dalam burung kertas yang diberikan kepada Sherly.
Suatu hari Andre melipat burung kertasnya yang ke 1001. Burung itu dilipat dengan kertas transparan sehingga kelihatan sangat berbeda dengan burung-burung kertas yang lain. Ketika memberikan burung kertas ini, Andre berkata kepada Sherly:
“Sherly, ini burung kertasku yang ke 1001. Dalam burung kertas ini aku mengharapkan adanya kejujuran dan keterbukaan antara aku dan kamu. Aku akan segera melamarmu dan kita akan segera menikah. Semoga kita dapat mencintai sampai kita menjadi kakek nenek dan sampai Tuhan memanggil kita berdua ! “
Saat mendengar Andre berkata demikian, menangislah Sherly.
 Ia berkata kepada Andre:
“Ndre, senang sekali aku mendengar semua itu, tetapi aku sekarang telah memutuskan untuk tidak menikah denganmu karena aku butuh uang dan kekayaan seperti kata orang tuaku!”
Saat mendengar itu Andre pun bak disambar geledek. Ia kemudian mulai marah kepada Sherly. Ia mengatai Sherly matre, orang tak berperasaan, kejam, dan sebagainya. Dan Akhirnya Andre meninggalkan Sherly menangis seorang diri.

Andre mulai terbakar semangatnya. Ia pun bertekad dalam dirinya bahwa ia harus sukses dan hidup berhasil. Sikap Sherly dijadikannya cambuk untuk maju dan maju. Dalam Sebulan usaha Andre menunjukkan hasilnya. Ia diangkat menjadi kepala cabang di mana ia bekerja dan dalam setahun ia telah diangkat menjadi manajer sebuah perusahaan yang bonafide dan tak lama kemudian ia mempunyai 50% saham dari perusahaan itu. Sekarang tak seorangpun tak kenal Andre, ia adalah bintang kesuksesan.

Suatu hari Andre pun berkeliling kota dengan mobil barunya. Tiba-tiba dilihatnya sepasang suami-istri tua tengah berjalan di dalam derasnya hujan. Suami istri itu kelihatan lusuh dan tidak terawat. Andre pun penasaran dan mendekati suami istri itu dengan mobilnya dan ia mendapati bahwa suami istri itu adalah orang tua Sherly.

Andre mulai berpikir untuk memberi pelajaran kepada kedua orang itu, tetapi hati nuraninya melarangnya sangat kuat. Andre membatalkan niatnya dan ia membuntuti kemana perginya orang tua Sherly.
Andre sangat terkejut ketika didapati orang tua Sherly memasuki sebuah makam yang dipenuhi dengan burung kertas. Ia pun semakin terkejut ketika ia mendapati foto Sherly dalam makam itu. Andre pun bergegas turun dari mobilnya dan berlari ke arah makam Sherly untuk menemui orang tua Sherly.
Orang tua Sherly pun berkata kepada Andre:
”Ndre, sekarang kami jatuh miskin. Harta kami habis untuk biaya pengobatan Sherly yang terkena kanker rahim ganas. Sherly menitipkan sebuah surat kepada kami untuk diberikan kepadamu jika kami bertemu denganmu.”
Orang tua Sherly menyerahkan sepucuk surat kumal kepada Andre.
Andre membaca surat itu.
“Ndre, maafkan aku. Aku terpaksa membohongimu. Aku terkena kanker rahim ganas yang tak mungkin disembuhkan. Aku tak mungkin mengatakan hal ini saat itu, karena jika itu aku lakukan, aku akan membuatmu jatuh dalam kehidupan sentimentil yang penuh keputus-asaan yang akan membawa hidupmu pada kehancuran. Aku tahu semua tabiatmu Ndre, karena itu aku lakukan ini. Aku mencintaimu Ndree……….. “
Setelah membaca surat itu, menangislah Andre. Ia telah berprasangka terhadap Sherly begitu kejamnya. Ia pun mulai merasakan betapa hati Sherly teriris-iris ketika ia mencemoohnya, mengatainya matre, kejam dan tak berperasaan. Ia merasakan betapa Sherly kesepian seorang diri dalam kesakitannya hingga maut menjemputnya, betapa Sherly mengharapkan kehadirannya di saat-saat penuh penderitaan itu. Tetapi ia lebih memilih untuk menganggap Sherly sebagai orang matre tak berperasan. Sherly telah berkorban untuknya agar ia tidak jatuh dalam keputusasaan dan kehancuran.
Sungguh sangat mengharukan. Sebuah Cerita Sedih yang amat sangat menyentuh hati. Semoga kita semua dapat mengambil hikmah dibalik Kisah Cinta Andre dan Sherly tersebut, yang merupakan Cerita Cinta Anak Remaja yang Sangat menyedihkan dan mengharukan.
Dari Cerita sedih dan mengharukan yang dikisahkan oleh Andre dan Sherly, dapat di ambil kesimpulan bahwa “Cinta bukanlah sebuah pelukan atau ciuman tetapi cinta adalah pengorbanan untuk orang yang sangat berarti bagi kita”.
Cerita Di ambil dari Sumber Cerita cinta

Menuju Sukses

Walau lelah
Walau terkadang ragu
ragu tentang bisa tidaknya ini sukses
Seperti ada kendala didepan
Sesekali mengendorkan  semangat
seolah ingin memadamkan api keyakinan tuk Bisa
Tapi,
Ku katakan dengan lantang
Ku kuatkan yakin ini
Aku Pasti Bisa
Ku terus melangkah
meninggalkan ragu
Menuju sebuah kesuksesan
Genggam erat semangat
Dengan kesungguhan aku berusaha
Aku pasti Bisa

“Sukses bermula dari pikiran kita. Sukses adalah kondisi pikiran kita. Bila Anda menginginkan sukses, maka Anda harus mulai berpikir bahwa Anda sukses, dan mengisi penuh pikiran Anda dengan kesuksesan.” (Dr. Joyce Brothers)
“Satu hal yang membuat perbedaan besar dalam hidup Anda adalah menemukan pelajaran baru dari apa yang selama ini Anda pikir sudah Anda ketahui semua. Kesadaran bahwa tidak ada sesuatu yang final di dunia ini, bahwa ternyata Anda harus terus belajar karena tidak mungkin Anda bisa tahu semua, ini-lah yang akan membuka kesuksesan lebih besar lagi dalam hidup Anda.” (R Alph Lynn) 

Rindu

Ketika
Ketika hanya sebuah bayang dirimu 
Bayang rindu dihati
Aku rindu sayang
Aku merindu hadirmu
Inginku, Kau hadir
Hapus rindu ini,sekarang
Temui aku, sayang
butuh senyummu
butuh tawamu
butuh candamu
Tahukah betapa aku merindukanmu
sebuah sepi yang tak bisa ku pecah
larut dalam kerinduan ini
semakin sunyi, bertambah sepi
sumber :kumpulan puisi

SALAHKAH BILA AKU MENCINTAMU

 Oleh: Binti Melania
 Malam itu Rio masih belum terlelap ia masih sibuk mempersipkan surat untuk Dinda besok.
“apapun yang terjadi besok, aku akan terima,, aku ingin ungkapin ini semua, mungkin ini satu-satunya cara agar Dinda mengerti perasaan aku,” gumam Rio dalam hati.
 Dentang jam menunjukkan pukul 24.00, mata Rio belum juga terpejam, ia masih memikirkan apa yang akan terjadi esok hari. Rio mencoba untuk tidur tapi kejadian esok menghantui dirinya hingga pukul 04.00 Rio belum tertidur.
Pagi sudah datang, ayam jago milik tetangga Rio berkokok dengan lantang membangunkan Rio yang baru saja terpejam. Dengan rasa malas, Rio beranjak dari ranjangnya dan bersiap berangkat sekolah.
Sesampai di sekolah, Rio berpapasan dengan Dinda dan genknya di lorong sekolah.
“ha…hai Dinda??’’ sapa Rio gugup, Dinda hanya menjawab dengan seutas senyum manis di bibirnya dan berlalu bersama teman-temannya.
“Dinda, apakah aku salah telah menyukai dirimu,, kau adalah gadis paling popular di sekolah ini, sementara aku….” Belum sempat menyelesaikan perkataannya dalam hati, tiba-tiba Sonia datang menepuk pundak Rio.
“hayoo,, liatin sapa tuu sampe nggak kedip dari tadi,, pasti liatin Dinda yaa,” geretak Sonia meledek Rio. Rio hanya tersipu malu mendengar perkataan Sonia, wajahnya memerah dan tangannya berkeringat dingin.
“sudahlah Rio, lupakan saja gadis itu, toh dia juga sudah punya pacar kan???” Sonia mencoba mengingatkan Rio.
“pacar??” Rio terkejut, karena setahu Rio, Dinda masih jomlo setelah putus dengan Edwin.
“kau tak tau, seminggu lalu tepatnya mereka jadian,, pasti kau tak membaca majalah hari ini kan, ini coba saja baca, Dinda berpacaran dengan Niko kakak kelas kita yang menjadi kapten club basket,” kata Sonia sembari menunjuk majalah yang di pegangnya.
“makasih, aku juga telah memikirkan ini berulang-ulang kok’’ jawab rio kecewa, seraya beranjak meninggalkan Sonia. Rio pun berjalan menuju kelasnya, sesampainya di kelas, ia hanya terdiam melamun di bangkunya. Tiba-tiba suara seorang gadis membuyarkan lamunannya, gadis itu adalah Dinda.
‘”permisi semua, ‘’ semua wajah tertuju pada arah suara itu.
“rionya ada kan??’’ lanjut Dinda. Seraya rio langsung berdiri dari bangkunya. (deg-deg-deg) degupan jantung rio menjadi lebih cepat, ia begitu gugup.
“hai rio,, ini ada tugas dari p.hardi untuk kelas mu(Dinda memberikan selembar kertas berisi tugas kepada rio).. hei, kenapa wajahmu pucat sekali, apa kau sakit (Dinda memegang dahi rio)’’
Rio sangat gugup, tubuhnya berkeringat, ia tak mampu berkata apa-apa, ia hanya bisa menatap mata Dinda.
“ya sudahlah, kalo kamu nggak mau jawab, aku balik ke kelas dulu ya..??”
“di… dinda ,??"
“ya, ada apa??’’
“apa nanti jam istirahat kau bisa menemuiku di taman belakang??” pinta rio pada dinda.
“tentu,, aku bisa kok’’ jawab dinda enteng.
(huuufft) rio mencoba menghela nafas, ia mencoba menenangkan hatinya.
Bel istirahat pun berbunyi, rio bergegas keluar kelas menuju taman belakang, sesampai di sana, rio harus menunggu dinda hingga 15 menit lebih.
“kenapa dinda belum datang, apa ia lupa??” gumam rio lirih, tak berapa lama dinda pun datang. Ia menghampiri rio yang sedari tadi duduk di bangku taman.
“dinda??” rio serentak berdiri dari bangku itu.
“iya, maaf ya aku terlambat tadi aku masih….” Belum menyelesaikan perkataannya, rio sudah memotong kata-kata dinda.
“aku ingin memberikan ini” potong rio seraya memberikan sehelai surat untuk dinda.
“apa isi surat ini rio,??” Tanya dinda,
“baca saja” jawab rio menahan semua kegelisahannya. Namun, bukannya dibaca tapi dinda malah membuang surat itu.
“untuk apa aku baca surat ini, sementara penulisnya ada di hadapanku, langsung saja kau katakan rio??” paksa dinda pada rio. Rio tak memikirkan hal ini sebelumnya, saat dinda berkata seperti itu, tubuh rio serasa tersentak. Dia yang awalnya tenang-tenang saja, kini menjadi sangat gugup. Bibirnya sulit tuk berucap, ia hanya tertunduk dan terdiam beberapa saat.
“aku,, aku ingin bicara sesuatu pada mu din” rio mulai berkata dengan menahan semua rasa gugupnya.
“katakan saja, aku akan mendengarkannya” jawab dinda seraya tersenyum manis.
“dinda, sebenernya sejak pertama kita ketemu aku udah menyimpan perasaan ke kamu, tapi aku nggak berani ungkapinnya, aku tau aku nggak pantas untuk kamu, aku hanya anak biasa sedangkan kamu adalah gadis paling diidolakan di sekolah ini, aku juga udah pikirin ini mateng-mateng, aku nggak bisa terus memendam perasaanku din, aku sayang sama kamu, aku selalu mencoba jadi yang lebih baik agar kau selalu menatapku dan tersenyum padaku, hingga sekarang aku jadi seperti ini itu karena kamu” ungkap rio.
“rio, kau juga pasti tau kan,, aku sekarang telah punya pacar, terimakasih kau sudah mau menyayangi aku, tapi sungguh aku minta maaf aku nggak bisa balas semua itu” jawab dinda dengan lembut seraya mengangkat dagu rio yang sejak tadi tertunduk.
“aku minta maaf, aku sudah salah, aku memang tak pantas mencintai kamu” kata rio seraya meninggalkan dinda. Dinda merasa bersalah pada rio, dia mencoba memanggil rio tapi, rio tak menghiraukannya.
Dinda pun berjalan perlahan ke kelasnya, tapi kerumunan siswi menghentikan langkahnya. Para siswi itu membicarakannya, mereka berbisik-bisik satu sama lain, tapi dinda hanya melirik sebentar dan melanjutkan langkahnya. Ketika ia melewati kelas XI- IPA dia melihat rio yang sedang tertunduk di bangkunya. Dinda ingin masuk tapi guru sudah datang, ia pun bergegas masuk kelasnya yang berjarak 2 kelas dari kelas rio.
Bel tanda berakhirnya pelajaran hari ini pun berbunyi, lautan putih abu pun bergegas keluar kelas namun mereka tak langsung pulang karena hari itu hujan deras, mereka pun harus menunggu hingga hujan reda meski beberapa anak nekat untuk pulang. Dinda dan rio keluar kelas masing-masing secara bersamaan. Dinda menghampiri teman-temannya di depan kelas. Tiba-tiba niko menghampiri dinda bersamaan dengan rio. Mereka berdua membukakan payung dan ingin mengantarkan dinda pulang. Tentu saja dinda lebih memilih diantar oleh niko kekasihnya. Dari kejauhan dinda masih melihat rio yang terlihat sangat sedih.
“rio, maafin aku ya,, aku nggak bermaksud nyakitin kamu, semoga kamu bisa ngerti” kata dinda dlam hati kecilnya. Niko membukakan pintu mobil untuk dinda, dan niko pun bergegas masuk mobil. Dari kaca mobil dinda melihat rio yang nekat hujan-hujan, rio membuang payungnya dan berjalan dengan penuh penyesalan. Dinda hanya bisa melihat rio dari mobil, tanpa terasa, dinda meneteskan air matanya untuk rio.
Keesokan harinya rio sakit dan tak bisa bersekolah. Dinda tak mengetahui hal itu. Hingga 5 hari pun berlalu, rio masih terbaring lemah di tempat tidurnya. Dinda yang baru mendengar hal tersebut merasa cemas, pulang sekolah ia pun langsung bergegas menuju rumah rio.
Di sana dinda melihat rio dengan wajah pucat pasi dan terbaring sangat lemah.
“semakin hari, keadaan rio semakin memburuk nak, rio tak mau makan bahkan minum obat saja tak mau, ibu bingung harus bagaimana membujuk rio.” Kata ibu rio.
“tante, apakah siang ini rio sudah makan??” Tanya dinda.
“belum nak, ibu sudah memaksanya tapi dia tak mau membuka mulutnya” jawab ibu rio.
“biar saya yang membujuknya” serentak dinda mengatakan itu tanpa piker panjang.
“rio, kenapa kau menyiksa dirimu seperti ini,??” Tanya dinda seraya memegang tangan rio lembut.
“untuk apa kau kemari din, aku tak pantas untuk kau jenguk, aku sudah tak ada gunanya din, sudahlah cepatlah pulang,” pinta rio serentak melepaskan tangan dinda. Tak berapa lama ibu rio datang membawakan sepiring nasi untuk rio. Dinda langsung berdiri dan mengambil piring itu. Dinda mencoba membujuk rio untuk makan namun rio malah membanting piring berisi nasi itu.
“riio, kau kenapa, kenapa kau seperti ini padaku??’’ Tanya dinda dengan mata berkaca-kaca.
“aku nggak ingin melihat kamu lagi, pergilah dari rumah ini, dan jangan menginjakkan kakimu di sini lagi.’’ Rio membentak dinda.
“jadi kau mengusirku, apa seperti ini rio yang aku kenal, kenapa kau berubah begitu cepat, kalau kau membenciku, bukan seperti ini caranya. Bukan dengan menyakiti dirimu sendiri, kau yang selalu menyemangatiku kenapa sekarang kau kehilangan semangat, kau bukanlah rio yang dulu.” Kata dinda seraya melangkahkan kaki meninggalkan rio yang masih terdiam.
Rio hanya terdiam di atas tempat tidurnya. Keesokan harinya rio memaksakan diri untuk bersekolah, dengan tubuh tertatih-tatih rio berjalan menuju lorong sekolah. Sesampai di kelas, rio di sambut hangat oleh teman-temannya.
“hei rio, kau masih hidup ternyata hahaha,,,!!!” ledek andy teman sebangku rio. Rio hanya tersenyum tipis mendengar ledekan teman-temannya.
“tentu saja rio masih hidup, ia kan masih ingin bertemu wanita pujaannya, makanya hari ini dia bersekolah” sahut ricky,
“hoho,, siapa gadis itu,, setauku rio tak pernah dekat dengan gadis lain selain Sonia” andy terheran.
“rio, apakah kau tak mau menjawabnya sendiri??” seru ricky meledek temannya itu.
“sudahlah, aku tak mau membahasnya, aku ingin sendiri” rio seraya pergi meninggalkan teman-temannya itu. Rio beranjak pergi dari kelasnya, tanpa sengaja rio menabrak seorang gadis, buku gadis itu berhamburan di lantai teras.
“maaf. Maafin aku, aku nggak sengaja” rio meminta maaf kepada gadis itu sambil membantunya merapikan buku-bukunya. Ternyata gadis itu adalah dinda, rio langsung menundukkan kepalanya, dan bergegas meninggalkan dinda.
“rio tunggu” panggil dinda.
“ada a..apa.. di..dinda??” Tanya rio terpatah-patah.
“untukmu” dinda memberikan secarik kertas untuk rio. Rio segera menerima kertas itu dan pergi begitu saja.
Di taman rio membaca surat itu.
Dear rio,
Aku minta maaf, mungkin aku sudah menyakiti hati kamu. Tapi sungguh aku tak bermaksud mempermainkan perasaan kamu. Ketahuilah, sekarang aku telah berpisah sama niko. Dan orang tuaku akan membawaku pergi ke amerika untuk melanjutkan study ku bersama kakak ku. Kamu nggak pernah bersalah kok rio, semua perasaanmu ke aku itu tidak bersalah. Tapi akulah yang bersalah karena tak dapat membalas rasa sayangmu padaku. Mungkin hari ini adalah terakhir kita bertemu. Sebenernya aku tak ingin pergi, tapi tempat ini memberiku banyak kenangan buruk.
Rio jika nanti kau menyukai seoarang gadis lagi, jangan pernah bertindak konyol seperti ini. Aku nggak akan lupain kamu, karena kamu adalah sosok cowok yang bisa membuatku tersenyum.
Dinda,
Setelah membaca surat tersebut, rio langsung beranjak dan berlari menuju kelas dinda. Sesampai di kelas dinda, rio memeluk dinda erat sekali.
“dinda, jangan tinggalin aku, aku mohon” pinta rio dengan tulus.
“rio apa-apaan sih kamu, malu tauk” jawab dinda seraya melepas pelukan rio. Tapi rio masih tetap saja memohon pada dinda, ia berlutut di depan dinda. Rio meneteskan air matanya, dinda pun ikut menangis.
“rio, jangan kau seperti ini, aku tak bisa menuruti kamu. Aku nggak bisa terus di sini, aku harus pergi hari ini juga. Jangan memberatkan aku rio, please” kata dinda seraya membantu rio berdiri.
‘’dinda, aku nggak tau tapi aku nggak bisa maksa kamu buat sayang sama aku, pergilah dinda, mungkin aku nggak pantas bersanding denganmu. Dan sekali lagi, jangan salahkan dirimu sendiri, karena aku yang salah karena telah mencintamu” rio mencoba melapangkan hatinya menerima kepergian gadis yang selama ini dicintainya. Dinda hanya menatap rio dengan seutas senyum manis seperti biasanya.
Tak lama kemudian ayah dinda datang untuk menjemput dinda. Dinda pun segera bergegas untuk berangkat ke amerika. Dinda juga berpamitan kepada rio, dinda mencium dahi rio sebagai tanda perpisahan.
“aku akan kembali” bisik dinda lembut. Rio hanya diam terpaku, ia tak mampu menahan semua perasaannya. Akhirnya dinda pun beranjak dan pergi meninggalkan rio. Tiada sepatah kata dari rio untuk dinda. Rio mencoba sabar menghadapinya.
1 tahun kemudian, rio menjadi anak yang prestasinya menonjol, akhirnya rio mengikuti pertukaran pelajar di amerika selama setengah tahun. Tanpa disadari di sebuah toko buku, rio bertemu dengan dinda saat ia ingin mengambil sebuah buku, tangan mereka secara bersamaan meraih buku itu.
“dinda??... kau dinda kan??” rio terheran.
“rio,?? Kok kamu bisa di sini??” dinda lun juga terheran.
“iya aku ikut pertukaran pelajar selama setengah tahun,, hey bagaimana kabarmu, kau sehatkan” Tanya rio.
“ya seperti yang kau lihat ini”
“dinda, soal perasaanku dulu, aku sudah mulai bisa menepiskannya. Aku sadar cinta emang nggak harus memiliki, benarkan din..??”
“yaa, bener banget,, tumben kamu nyadar” ledek dinda. Mereka pun tertawa bersamaan.
Akhirnya mereka pun bersahabat, menjadi sahabat yang sangat akrab. Rio telah mengubur dalam-dalam perasaannya karena ia tahu kalo sampai kapanpun dinda nggak akan bisa sayang padanya, seperti ia menyayangi dinda. Satu hal yang menjadi pelajaran untuk rio, bahwa cinta itu tak bisa dipaksakan, dan tak harus memiliki.

Terjepit Kampus

suatu hari ada seorang pemuda yang tinggal di pedesaan. Ia namamnya Murdock. Di desanya ia termasuk anak yang rajin suka membantu orang tuanya bekerja setiap hari. Dan ia juga anak nya pintar. ia adalah siswa Smk,ia mengambil jurusan otomotif kelas X. dalam semua mata pelajaran.Sehabis pulang sekolah ia tak lupa membantu kedua orang tuanya untuk mencari nafkah.kedua orang tuanya sangat mencintainya. pada suatu hari, murdock pergi ke hutan ia mencari kayu untuk keperluan di dapur, tiba tiba ia bertemu dengan seorang gadis cantik yang sedang mencari pisang. Tiba tiba murduck menghampirinya untuk berkenalan, setelah itu ia akrab dan menjadi temannya.namanya adalah Desi anak sekolahan ia sekolah di SMA.
pada waktu berikut nya murduck pergi ke sekolah seperti biasa. suatu ketika ia bertemu lagi dengan teman wanita yang bertemu di hutan, dan ia pun saling bertanya ternyata si wanita itu anak sma, dan kemudian ia saling tukar pikiran dalam mata pelajaran.beberapa tahun kemudian murduck lulus dari smk and teman wanita nya pun lulus dari SMA. Setelah lulus Murduck melanjutkan ke perguruan tinggi swasta dan desi pun masuk perguruan tinggi negeri. sealama di kuliah murduck termasuk mahasiswa yang aktif. suatu ketika ia mengalami kesusahan dalam biaya kuliah. ia berpikir untuk berhenti kuliah. tak sengaja di simpang jalan ia bertemu dengan kawan lamanya yang bernama desi. kemudian ia bercerita kepada Desi bahwa saya dalam mengalami masalah tentang perkuliahan nya, kemdian desi membantunya. Tak lama kemudian desi pergi ke rumah murduck ia menawarkan barang untuk di jual katanya lumayan buat biaya kuliah. tak lama kemudian ia menerima barang itu dan ia pun membuka nya ternyata barang haram sabu sabu.tak berpikir panjang ia menolak barang itu, kemdian desi memberi arahan kepada murduck, lumayan buat biaya kuliah,setelah di pikir lagi murduck menerima barang itu untuk di jualkan di kalangan mahasiswa, suatu ketika barang itu di taruh di kamarnya ibunya masuk ke dalam kamar," hay murduck apa itu di atas meja kamarmu yang warna putih, kemdian ia menjawab ohhhh itu bahan untuk praktik di kuliah. ibunya pun idak curiga. pada suatu hari ia pergi ke campus ia sambil membawa barang haram itu tiba tiba ada razia dari campusnya.dan ia pun tertangkap dan menyesali perbuatannya, dan ia merasa menyesal punya teman wanita nya yang menjerumuskannya ke perbuatan yang tidak baik.

Dalam hidupku

di dunia ini terasa hampa
tidak ada arah tujuan untuk hidup
haruskah aku menyerah dengan keadaan semua ini?
dalam hidupku
dalam hidupku
dalam hidupku hanya satu ingin ku raih yaitu cita cita ku
dalam hidupku hampa
dalam hidupku tidak hampa karena di bekali dengan ilmu terutama ilmu agama
dalam hidupku bisa terobati dengan ilmu yang ku raih
dalam hidupku tidak hampa lagi karena di bekali dengan ilmu agama.
dalam hidupku bisa kuraih cita cita ku dengan ilmu dan agama

Lost Without You


How do I mend a broken heart?
My entire world has fallen apart.
How do I find hope in a brand new day,
when the one I love has gone away?
My mind overflows with memories of you,
of all that we've shared, all that we knew.
I long for your touch and your warm embrace,
the look in your eyes, the smile on your face.
My dreams are filled with your soft gentle kiss,
I wake and cry for all that I miss.
How do I mend a broken heart,
when my one true love and I are apart?
My heart knows to love only you, it won't let go, what do I do?
Our moments together were precious and few,
but I cherished them all more than you knew.
I love you my angel and always will,
I loved you then and I love you still.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Akang Arip Sukma - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger